• Jumat, 22 Oktober 2021

Agen Travel Data Jamaah Umroh Gagal ke Makkah, Sejak Awal Pandemi 2019

- Kamis, 14 Oktober 2021 | 07:22 WIB
Ilustrasi travel ke Makkah (Shams Alam Ansari/Pexels)
Ilustrasi travel ke Makkah (Shams Alam Ansari/Pexels)

KABAR RAKYAT, BONDOWOSO - Agen Travel kembali data jamaah Umroh gagal berangkat ke Makkah, dimulai sejak awal pandemi 2019, lalu. Sambil tunggu regulasi perjalanan ibadah ke Makkah itu disosialisasikan pihak resmi. Langkah itu, setelah pemerintah Kerajaan Arab Saudi tambah kuota Haji dan Umroh untuk warga Indonesia. 

Tanggapan itu diungkap Muklis AR pengusaha Agen Travel Umroh dari 'Kota Tape' Bondowoso, setelah ramai di media online, Duta Besar Arab Saudi Essam A Abid Althagafi kunjungan kerja bertemu para pimpinan DPRD Provinsi Jawa Timur, pada 11 Oktober 2021.

Meski perjalanan ibadah untuk umat Muslim ke Makkah dibuka, pengusaha Travel Umroh ini, masih menunggu regulasi dari pemerintah terkait pemberangkatannya. "Sampai kini belum ada regulasi resminya, setelah Pemerintah Arab Saudi buka kembali kuota umrah untuk Indonesia," imbuh Muklis di Bondowoso, Rabu (13/10/2021).

Sambil menunggu regulasi itu, kata pengusaha travel muda ini, sudah mulai melakukan persiapan. Salah satunya data jamaah Umroh sudah mendaftar tapi gagal berangkat, akibat pandemi Covid-19.

Baca Juga: Vidio Live Musik Cafe di Kritik Warganet, Bondowoso PPKM Level 3, Broo...

"Selain di data ulang, jamaah mulai dipersiapkan persyaratan kesehatannya, mengingat masih situasi Pandemi. Khususnya vaksin lengkap mulai dosis satu dan dua. Baru disiapkan kelengkapan administrasi seperti paspor dan sebagainya," ungkapnya.

Berapa jamaah Umroh yang gagal berangkat akibat pandemi? Di Travel Panglima Ekspres, sebut Muklis, jumlah jemaah dari sejumlah kota dekat Bondowoso mencapai sekitar seribuan orang. Bahkan, sudah sampai di Bandara penerbangan, namun gagal berangkat setelah ada larangan masuk ke Arab Saudi karena ganas-ganasnya virus Corona saat itu.

"Malah di travel kami itu ada yang sudah sampai di bandara malah harus kembali lagi alias tidak jadi berangkat," paparnya.

Baca Juga: Pelaku Jual Data Pengguna Pinjol Ditangkap Polda Metro Jaya 'Dua Orang Jadi Tersangka'

Halaman:

Editor: Choiri Kurnianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PeduliLindungi Tak Dibutuhkan Jika 3T Indonesia Kuat

Kamis, 23 September 2021 | 06:57 WIB
X