• Jumat, 22 Oktober 2021

Pelaku Jual Data Pengguna Pinjol Ditangkap Polda Metro Jaya 'Dua Orang Jadi Tersangka'

- Rabu, 13 Oktober 2021 | 23:02 WIB
Ilustrasi aplikasi  pinjol onlie (Matheus Bertelli/Pexels)
Ilustrasi aplikasi pinjol onlie (Matheus Bertelli/Pexels)

KABAR RAKYAT, JAKARTA - Kepolisian, Polda Metro Jaya tangkap dua orang pelaku penjual data aplikasi Dukcapil (Kependudukan dan Catatan Sipil) dan foto diri nasabah atau calon nasabah aplikasi pinjaman online. Yang hebohkan masyarakat.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, dalam keterangan pers di Mapolda Metro Jaya, "dua orang pelaku penjual data nasabah dan calon nasabah jasa Pinjol, inisial UA dan SM, ditetapkan tersangka penipuan transaksi aplikasi Home Credit".

Penyelidikan dan penyidikan Kepolisian, sebut Yusri, "ada 150 data fiktif ditemukan transaksi menggunakan Home Credit. Penggunaan data fiktif sudah dilakukan sejak bulan, Juni 2021 lalu".

Ditegaskan Yusri, Kepolisian mengingatkan masyarakat itu nasabah atau calon nasabah jasa Pinjol harus hati-hati setor data copy identitas KTP dan foto diri selfie, saat gunakan aplikasi pinjaman online.

Baca Juga: Portugal Menang Telak Atas Luksemburg dengan Skor 5-0

Copi KTP dan foto selfie tersebut, ternyata dijual oleh oknum melalui aplikasi Telegram. Data tersebut kemudian digunakan oleh pelaku kejahatan untuk mengajukan pinjaman online di aplikasi Home Credit.

Penjual data dan pemilik data aplikasi, bertemu via medsos fb. "Tersangka berkenalan dengan penjual data tersebut melalui Facebook. Mereka bersepakat transaksi via akun Telegram dengan nama akun RAHA. Nilai transaksi jual beli data Dukcapil nasabah dan calon nasabah jasa Pinjol Rp7,5 juta".

Penyidik Polda Metro Jaya, menjerat pelaku dengan UU No 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik atau ITE dan KUHP Penipuan, dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara.

Baca Juga: Pecah Rekor, 'Squid Game' Jadi Serial Film Terbanyak di Netflix dengan 111 Juta Penonton Streaming

Halaman:

Editor: Choiri Kurnianto

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PeduliLindungi Tak Dibutuhkan Jika 3T Indonesia Kuat

Kamis, 23 September 2021 | 06:57 WIB
X