• Selasa, 7 Desember 2021

Setelah China Menang Tender KA Cepat Jakarta-Bandung, Lakukan Penambahan Anggaran Melampaui Pesaingnya

- Selasa, 12 Oktober 2021 | 19:55 WIB
Ilustrasi kereta api cepat Jakarta-Bandung, pengerjaan tendernya dimenangkanChina, namun kini ada pembengkakan anggaran melebihi nominal pesaing tender sebelumnya (Pixabay / Skitterphoto / 2376 images)
Ilustrasi kereta api cepat Jakarta-Bandung, pengerjaan tendernya dimenangkanChina, namun kini ada pembengkakan anggaran melebihi nominal pesaing tender sebelumnya (Pixabay / Skitterphoto / 2376 images)

KABAR RAKYAT - Anggapan wajar terkait pembengkakan biaya proyek kereta api cepat Jakarta-Bandung yang dimenangkan China, mendapatkan sorotan tajam dari Mantan sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu.

Pernyataan wajar jika pihak China menaikkan biaya anggaran yang kemudian disampaikan oleh Staf Khusus Kementerian BUMN Arya Sinulingga tersebut segera mendapatkan bantahan keras Said Didu.

Semula China menyampaikan anggaran dalam membangun kereta api cepat Jakarta-Bandung sebesar USD 5,1 Miliar sudah katagori layak dan cukup. Lantas China menaikkan anggaran menjadi USD 6,02 Miliar. Kemudian perkembangan terakhir berubah lagi dinaikkan USD 8,6.

Baca Juga: Tips Agar Lolos Seleksi CPNS Kemenag, Begini Caranya

Nominal USD 5,1 Miliar itu disampaikan oleh pihak China ketika awal proses menang tender. Akan tetapi setelah tender dimenangkan China dengan mengalahkan Jepang sebagai pesaingnya, anggaran berubah menjadi semakin naik.

Arya Sinulingga menuturkan jika pembengkakan biaya tersebut merupakan hal yang wajar.

Menurut Arya, banyak negara yang mengalami pembengkakan biaya dalam pembangunan awal proyek infrastruktur.

Baca Juga: Pantai Coro Destinasi Wisata Alam Surganya Traveler di Jawa Timur

Dilansir Kabar-Rakyat.id mengutip Pikiran-Rakyat.com dari akun Twitter milik Said Didu, ia mempertanyakan tanggapan dari Arya Sinulingga.

Halaman:

Editor: Moh. Husen

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X