• Jumat, 22 Oktober 2021

Berikut Penjelasan Terkait Pejabat Disdik Kabupaten Cianjur Himam Diperiksa KPK

- Kamis, 16 September 2021 | 05:50 WIB
Tangkapan layan Dinas Pendidikan Kebudayaan Kab. Cianjur (istimewa/Net)
Tangkapan layan Dinas Pendidikan Kebudayaan Kab. Cianjur (istimewa/Net)

KABAR RAKYAT, CIANJUR - Setelah sebelumnya Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Cianjur Asep Sobandi ditangkap Komisi Pemberantas Korupsi (KPK). Saat ini, tim penyidikan KPK memeriksa Kepala Dikbud Kabupaten Cianjur Himam Haris.

Informasi diterima, diperiksanya Himam Haris terkait buntut beredarnya foto tangkapan layar berisi percakapan tentang pembagian proyek pembangunan. Dalam foto yang beredar tersebut menunjukan percakapan antara Himam Haris dengan seseorang mengenai proyek pembangunan di lingkungan Dikbud.

Dari percakapan keduanya tampak menunjukan situasi kebingunan Himam Haris dalam membagikan sejumlah proyek pembangunan, seperti diantaranya pembangunan perpustakaan, UKS, toilet, ruang guru, laboratorium komputer untuk SD dan SMP.

Namun dari serangkaian percakapan tersebut terdapat pernyataan Himan Haris yang cukup menarik perhatian, yakni membicarakan tentang paket proyek yang terbatas namun harus dibagi karena banyak pihak yang mintanya.

Baca Juga: Unej Tetap Kuliah Daring, meski Jember Dinyatakan Level 1 Pandemi

Kabarnya percakapan mengenai pembagian proyek pembangunan terjadi pada saat Himan Haris usai mengikuti rapat paripurna di Kantor DPRD Kabupaten Cianjur, Rabu (15/9/2021).

“Ya pak betul yg ada segitu. Yang mintanya banyak banget tim BHS, janten dibagi. (Ya pak betul ada segitu. Yang mintanya banyak banget tim BHS, jadi dibagi,” demikain isi pesan dalam percakapan tersebut.

Bupati Cianjur Herman Suherman ketika dikomfirmasi mengakui jika salah satu pejebatnya telah dipanggil oleh KPK. “Betul, tapi ini klarifikasi saja,” ujar Himan kepada wartawan.

Baca Juga: Darurat Pelecehan Seksual, Sahkan RUU TPKS dan Beri Pendidikan Seksual Pada Anak Sejak Dini

Halaman:

Editor: Choiri Kurnianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PeduliLindungi Tak Dibutuhkan Jika 3T Indonesia Kuat

Kamis, 23 September 2021 | 06:57 WIB
X