• Rabu, 27 Oktober 2021

Bupati Hendy Mendengar Keluhan Warga Desa Kepanjen Kontra Tambak Modern

- Sabtu, 11 September 2021 | 22:26 WIB
Suasana audiensi antara Bupati dan Wabup Jember dengan Kelompok Perjuangan Masyarakat Kepanjen membahas tambak (Humas Pemda Jember for kabarrakyat.id)
Suasana audiensi antara Bupati dan Wabup Jember dengan Kelompok Perjuangan Masyarakat Kepanjen membahas tambak (Humas Pemda Jember for kabarrakyat.id)

KABAR RAKYAT, Jember - Dialog publik membahas polemik pro kontra tambak modern di Desa Kepanjen Kec Gumukmas, Jember difasilitasi Bupati Hendy Siswanto dan Wakil Bupati MB Firjaun Barlaman, digelar di Pendopo Wahyawibawagraha, Sabtu (11/9/2021) pukul 15.00 wib.

Warga kontra tambak modern Desa Kepanjen dalam dialog publik menyampaikan keluhan dan memberi solusi jitu terkait permasalahan tambak yang selama ini tidak diungkapkan oleh pemerintah daerah.

Bupati Hendy dan Kelompok Perjuangan Masyarakat Kepanjen bertemu di 'rumah rakyat'. Audiensi mendengarkan keluhan warga Desa Kepanjen terkait keberadaan tambak-tambak udang vaname yang semakin meresahkan masyarakat.

Bupati Hendy memberikan solusi atas masalah tambak itu. Hendy Siswanto mengatakan kepada awak media, "Pertama kita akan memanggil para pengusaha tambak disana untuk kita tanya aspek legalnya".

Kedua, Bupati akan meninjau lokasi tambak di Kepanjen, apakah sudah sesuai dengan legalitas termasuk Instalasi Pembuangan Air Limbah (IPAL). Ketiga, setelah croscek di lapangan (lokasi tambak) akan diajukan mau diapakan tambak-tambak itu.

Baca Juga: Unik, Ada Masjid Corona dan Vaksinasi di Ponpes Assuniyah Jember

"Keempat, kami Pemerintah akan melakukan penertiban (usaha pertambakan) harus sesuai peraturan. Yang terakhir (kelima) kami sedang merevisi (Perda) RTRW, penetapan sebagai apa sepanjang pantai itu," tegas Bupati Hendy.

Dari data Pemerintah Daerah Jember Kepanjen adalah desa di Kecamatan Gumukmas, Jember. Desa Kepanjen terbagi menjadi tiga dusun yaitu Dusun Krajan, Dusun Panggul Melati, dan Dusun Jeni.

Salah seorang warga yang tergabung dalam Kelompok Perjuangan Masyarakat Kepanjen, Ahmad Zainuddin, menjelaskan duduk persoalannya.

Halaman:

Editor: Choiri Kurnianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X