• Rabu, 27 Oktober 2021

Bayi Kembar Siam di Sukabumi Butuh Biaya Rp1,6 Miliar untuk Memisahkannya

- Rabu, 11 Agustus 2021 | 02:04 WIB
Bayi kembar siam Queenetha Zaina (Nana), dan Queenesha Zahira (Ara) warga Cikembar Sukabumi. (ft. Istimewa)
Bayi kembar siam Queenetha Zaina (Nana), dan Queenesha Zahira (Ara) warga Cikembar Sukabumi. (ft. Istimewa)

KABAR RAKYAT, Sukabumi - Queenetha zaina (Nana), dan queenesha zahira (Ara) bayi kembar siam anak dari pasangan suami isteri Abdul muslih(31) dan Evi susanti (25), warga Perumahan Permata Indah Blok W, No. 18, RT 18/03, Desa Bojongraharja Kecamatan Cikembar Kabupaten Sukabumi lahir di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, pada Senin 28 Juni lalu.

Kini kedua orangtuanya hanya bisa pasrah. Keduanya butuh biaya sangat besar untuk operasi anaknya yang lahir kembar siam dengan kelahiran secara sesar dengan kondisi bagian dada berdempetan.

Abdul Muslih mengatakan, kelainan pada anak kedua dan ketiganya ini sudah terlihat saat di USG pada usia kandungan lima bulan. Dari hasil dari USG tersebut, dokter kandungan memberi tahu bahwa bayi mereka kembar siam.

Baca Juga: Lionel Messi Segera Jadi Pemain Paris Saint-Germain

“Kemudian dirujuk ke RSHS Bandung. Dari mulai kandungan 6 sampai 7 bulan kita rutin dua minggu sekali ke Bandung,” kata Muslih, Senin (9/8/21).

Ia mengaku, untuk operasi memisahkan kedua buah hatinya, Muslih harus menyediakan biaya kurang lebih Rp1,6 miliar. Sebuah angka yang tidak sedikit untuk Muslih yang bekerja sebagai kurir da n Evi sebagai buruh pabrik. Buah hatinya kini dalam pengawasan dokter anak dari Bandung yang bertugas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekarwangi Cibadak.

“Sebulan sekali Dokternya suka kesini memeriksa dan itu gratis,” ucapnya.

Sementara itu, Hilda Mursid (35 ), kakak kandung Muslih, mengatakan bahwa kedua bayi kembar siam tersebut dirawat di rumah seperti halnya bayi pada umumnya. Mengenai penanganan ekstra sehari-hari, untuk sementara dibantu oleh Bidan Desa setempat.

Baca Juga: Bank Indonesia Terbitkan Peraturan Baru, Sempurnakan Ketentuan Pasar Uang.

Halaman:

Editor: Choiri Kurnianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gara-gara  Knalpot Bising Dua Pemuda Duel

Selasa, 3 Agustus 2021 | 05:32 WIB

Heboh Burung Pipit Mati Massal, Ada Apa ??

Jumat, 30 Juli 2021 | 13:50 WIB
X