• Jumat, 17 September 2021

Momen Hari Sungai 2021, Aktivis Lingkungan Tanam Pohon Doakan Pandemi segera Pergi

- Sabtu, 31 Juli 2021 | 20:47 WIB
 Penghijauan ilustrasi (ft. Pexels/Pixabay)
Penghijauan ilustrasi (ft. Pexels/Pixabay)

KABAR RAKYAT, Banyuwangi – Para aktivis lingkungan hidup (LH) di Songgon Banyuwangi tidak henti-hentinya kampanye penghijuan atau reboisasi tepi sungai, yang bertajuk ‘Tanam Pohon Sapa Pandemi Segeralah Pergi’ saat momen Hari Sungai Nasional tahun 2021.

Acara digelar sederhana, mentaati protokol kesehatan, digelar tepi sungai Badeng dengan tanam tanaman pohon jenis keras, seperti Trembesi, Jati dan lainnya. Para aktivis lingkungan ini, ibaratkan tanam pohon bagian doa manusia dikabuhkan Tuhan YME, agar kehidupan manusia dengan alam normal kembali mengusir pandemi Covid-19 dari muka bumi.

Para pegiat cinta alam diwadahi Wisata Pinus Banyuwangi, bersama para mahasiswa tiga perguruan tinggi dari Banyuwangi dan Jember menghijaukan tepi sungai di Wisata Pinus Banyuwangi, berlokasi di Desa Sumberagung Kec. Songgon.  

Yusuf Sugiono, pengelola sekaligus inspirator Wisata Pinus Banyuwangi menyampaikan, “dengan tanam pohon keras seperti pohon Jati, Trembesi diharapkan dapat memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat sekitar bila pohon tumbuh besar nanti”.

Tanam pohon di tepi Sungai Badeng, Songgon, Banyuwangi

“Dalam momen sama, tahun ini masih seperti tahun lalu, Hari Sungai Nasional di tengah pandemi Covid-19, meski suasananya berbeda dibandingkan tahun sebelum pandemi. Semangat jaga lestari alam di sungai dan hutan tidak akan padam. Kampanye tanam pohon atau penghijauan terus dilakukan,” kata Yusuf,  baru ini, (30/7/2021).

Peringatan Hari Sungai Nasional dengan tanam pohon inipun selaras terhadap upaya pencegahan virus corona atau Covid-19 dengan galakan kebiasaan hidup bersih dan sehat dengan banyaknya pepohonan lingkungan disekitar bernilai positif.

“Selain untuk membantu penyerapan air, menciptakan lingkungan teduh dan bersih diharapkan bisa mencegah penyebaran virus covid-19,” kata Yusuf.

Harapan Yusuf, tradisi tanam pohon juga merawatnya memberikan rasa tanggung jawab kepada masyarakat sekitar. Hingga nanti alam memberi manfaat bagi kepentingan bersama tercipta lingkungan asri, bersih dan sehat.

Halaman:

Editor: Choiri Kurnianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gara-gara  Knalpot Bising Dua Pemuda Duel

Selasa, 3 Agustus 2021 | 05:32 WIB

Heboh Burung Pipit Mati Massal, Ada Apa ??

Jumat, 30 Juli 2021 | 13:50 WIB
X