• Sabtu, 18 September 2021

Bertemu Penghuni Kampung 1001 Malam Dupak, Gubernur Khofifah Bagi 250 Sambako dan Rencanakan ini

- Minggu, 25 Juli 2021 | 16:41 WIB
Warga tidak terdata penerima Bansos pemerintah (Foto. Humas Prov. Jatim)
Warga tidak terdata penerima Bansos pemerintah (Foto. Humas Prov. Jatim)


 
KABAR RAKYAT, Surabaya - Ringankan beban warga akibat pandemi COVID-19 serta PPKM Darurat Pemprov Jatim menyerahkan Bansos 250 paket sembako kepada warga yang tidak masuk dalam daftar penerima bantuan.

Bantuan sembako isi 5 kg beras, 10 bungkus Mie Instan, Minyak Goreng, Kecap dan Sarden itu diberi langsung Gubernur Khofifah Indar Parawansa di bawah jembatan layang.

Daerah-daerah yang dikenal sebutan 'Kampung  1001 Malam' di Kelurahan Moro Krembangan dan Kelurahan Dupak, Krembangan, Kota Surabaya, Jumat (23/7) sore.

Dengan semangat, Ibu Khofifah blusukan dan menyeberang sungai dengan menaiki rakit untuk menjangkau warga yang tinggal di Kampung 1001 malam, wilayah Dupak Surabaya.

Bukan tanpa alasan, pemberian bantuan sembako di kedua kelurahan tersebut dikarenakan banyak warga yang ditemui tidak terdaftar sebagai penerima bantuan sosial karena tidak terdata sebagai warga setempat.

“Jika biasanya kita berbagi kepada masyarakat yang kita temui di setiap kunjungan ke daerah. Kali ini saya secara khusus dapat informasi bahwa daerah slum area, ini banyak ditemukan unregistered people,” ungkap Gubernur Khofifah.

Masyarakat yang tinggal di kaki jalan tol dan bantaran sungai, dalam pendataan disebut sebagai exclusion error. Karena tidak teregistrasi sebagai penerima bansos.

Baik bansos pemerintah pusat maupun daerah karena identitas bukan warga setempat.
 
“Inilah di dalam pendataan disebut sebagai exclusion error, harusnya mereka masuk tapi ternyata terexcluded karena KTP,” terang Gubernur Khofifah.
 
“Kalau kita, lihat mereka semua ini eligible (berhak) untuk menerima program bansos, karena tidak teregistrasi maka belum menerima bansos,” imbuhnya.
 
Mantan Menteri Sosial RI itu pun menyampaikan terima kasih kepada warga yang telah menyampaikan informasi. Masyarakat terdampak pandemi yang belum dapat Bansos atau masuk kategori Exclusion Error.
 
Pemberian bansos tersebut disambut ceria oleh warga yang tinggal di bawah jalan tol Dupak. Mereka gembira bansos diterima dan diserahkan langsung Gubernur Khofifah.
 
Febry (27 tahun), warga Kampung 1001 malam itu menyampaikan terima kasih. Dirinya menuturkan, selama pandemi Covid-19, dirinya bersama warga lainnya jarang mendapatkan bantuan.
 
Wanita yang keseharinya bekerja sebagai pengamen itu mengaku senang atas kehadiran Gubernur Khofifah. Dirinya merasa bangga, Gubernur Khofifah berkunjung dan bertemu dengan masyarakat kecil.
 
Kedepan, untuk menata kehidupan masyarakat di daerah kumuh khofifah akan melakukan kordinasi dengan walikota Surabaya untuk bersama- sama menyiapkan rusun.

Ke depan Pemprov akan membangun kembali untuk hunian bagi masyarakat yang tinggal di permukiman kumuh.***

Editor: Choiri Kurnianto

Sumber: Humas Provinsi Jatim

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gara-gara  Knalpot Bising Dua Pemuda Duel

Selasa, 3 Agustus 2021 | 05:32 WIB

Heboh Burung Pipit Mati Massal, Ada Apa ??

Jumat, 30 Juli 2021 | 13:50 WIB
X