• Jumat, 17 September 2021

Pemdes Sukadana akan Kembangkan Wisata Religi ‘Makom Karomah’

- Selasa, 13 Juli 2021 | 21:57 WIB
(foto. Anton/KR)
(foto. Anton/KR)

KABAR RAKYAT, Tasikmalaya - Pemerintah Desa Sukadana Kecamatan Pagerageung akan mengembangkan wisata religi, bernama Petilasan Geger Beas, bertempat di Dusun Ambarayah. Disana, masyarat setempat meyakini terdapat makom karomah yang kabarnya sering dikunjungi peziarah dari lokal dan luar.

Makam keramat itu, merupakan salah satu leluhur warga Desa Sukadana yang dari mulut ke mulut, para tokoh masyarakat, para tokoh-tokoh yang sudah tua, itu salah satu Karuhun dulu waktu zaman Cirebon. Jadi seorang kiai yang menyebarkan agama Islam di wilayah Pagerageung, khususnya di Desa  Sukadana", ucap Aang Kusniadi Kepala Desa Sukadana kepada Kabarrakyat dikantornya , Selasa (13/7/2021).

masih menurut  Aang  , terdapat dua makom di lokasi itu, diantaranya Eyang Geger Beas Kidul dinamakan Eyang Sumpena, yang menurut sejarah itu seorang kiai. Lalu yang di Geger Beas Kaler, itu namanya Eyang Jiwawangsa yang terkenalnya. Namun ada juga yang menyebut Wirawangsa, itu dalam arti keturunan kerajaan.

Baca Juga: Menurut Menkeu Sri Mulyani, PPKM Akan Diperpanjang Selama 4-6 Minggu

"Sekarang, tempat ziarah tersebut, kini ingin dibangkitkan kembali menjadi tempat wisata ziarah. Bahkan, tidak ada situs-situs lain, tidak ada untuk program-program yang lain, melainkan hanya sebatas tawasul, mendo'akan kepada yang meninggal. Tidak ada ritual secara pribadi, yang diluar jalur keagamaan," kata Aang.

Aang menyebutkan ,  untuk akses  Jalan  kebetulan ada 5 titik jalan menuju wisata Geger Beas.  Yang di kelola sekarang, satu titik dari jalan Ambarayah. Itu juga anggarannya sebesar Rp 90 juta, 100 persen merupakan swadaya masyarakat.

"Jalan yang di perbaiki itu, merupakan jalan setapak. Panjangnya mencapai 700 meter, dengan lebar 80 Cm. Di bagian atas juga, akan dibangun Mushola dan juga wc berikut penerangan sampai ke atas. Itu belum dianggarkan, berikut gapura, patung kuda sudah  direncanakan", ujarnya.

Baca Juga: Mulai Besok, Kendaraan Non Logistik yang Menyeberang ke Gilimanuk Bali Hanya Dilayani Siang Hari

Aang mengungkapkan,  menggali potensi ini  selama 1 tahun setengah selama menjabat Kepala Desa. Makom  Geger Beas sejarahnya sekarang pelan- pelan mulai terungkap, sisi lainnya bagaimana, dulu masih belum ada kekuatan.

Halaman:

Editor: Choiri Kurnianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X