• Kamis, 27 Januari 2022

Potensi Tsunami Besar, Jember Belum Punya Tempat Evakuasi

- Minggu, 28 November 2021 | 00:46 WIB
Kepala BPBD Jember Sigit Akbari (foto : istimewa)
Kepala BPBD Jember Sigit Akbari (foto : istimewa)

 

KABAR RAKYAT, JEMBER - Wilayah Kabupaten Jember, lokasinya sangat dekat sekali dengan pantai selatan, sehingga berpotensi terjadinya Tsunami.

Namun, hingga kini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember belum memiliki, tempat evakuasi bagi korban jika terjadi bencana Tsunami.

“Untuk Tsunami, kita memang belum memiliki The Tes atau Tempat evakuasi sementara,” ujar BPBD Jember Sigit Akbari, Sabtu (27/11/2021) di Hotel Aston Kecamatan Kaliwates.

Sigit mengaku, pengadaan evakuasi sementara, bagi warga yang berada di lokasi rawan Tsunami itu, membutuhkan dana yang besar.

Kajian tentang potensi kejadian tsunami di Pantai Selatan Jawa akibat gempabumi megahtrust telah dilakukan oleh beberapa peneliti. Penelitian itu pasalnya telah dilakukan oleh Widjo Kongko (2018), Ron Harris (2017 - 2019), dan terakhir Tim Lintas Lembaga yang dipimpin ITB, dan didukung oleh BMKG. Hasilnya pun kurang lebih sama yaitu potensi terjadinya tsunami dengan ketinggian sekitar 20 meter, dalam waktu 20 menit gelombang tiba di pantai sejak terjadinya gempa.

Baca Juga: Pemkab Jember Kembali Buka Pendaftaran 5.000 Beasiswa Mahasiswa : Kuota Naik 100 Persen Total 10.000

Hasil penelitian tersebut diperlukan untuk menguatkan sistem mitigasi gempabumi dan peringatan dini tsunami, mengingat potensi kejadian gempabumi dan tsunami di Indonesia tidak hanya berada di pantai selatan Jawa saja, namun berpotensi terjadi di sepanjang pantai yang menghadap Samudera Hindia dan Samudera Pasifik, ataupun pantai yang berdekatan dengan patahan aktif yang berada di laut (Busur belakang atau back arc thrusting, ataupun membentang sampai ke laut, dengan berbagai potensi ketinggian gelombang tsunami.

Penelitian Terakhir oleh ITB
Penelitian ini didukung oleh BMKG, KKP, dan BIG dilakukan berdasarkan analisis data-data kegempaan BMKG dan pemodelan tsunami dengan beberapa skenario. Skenario terburuk mengasumsikan jika terjadi gempabumi secara bersamaan di 2 segmen megathrust yang ada di selatan Jawa bagian Barat dan Selatan Jawa bagian Timur, yang mengakibatkan tsunami dengan tinggi gelombang maksimum 20 meter di salah satu area di selatan Banten, dan mencapai pantai dalam waktu 20 menit sejak terjadinya gempa.

Halaman:

Editor: Choiri Kurnianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X