• Kamis, 2 Desember 2021

Tren Fitur ‘Add Yours’ di Instagram, Ini 4 Tips Mencegah Penyalahgunaan Data Pribadi dari Kemenkominfo

- Rabu, 24 November 2021 | 17:48 WIB
4 Tips Mencegah Penyalahgunaan Data Pribadi dari Kominfo. ( Instagram @kemenkominfo)
4 Tips Mencegah Penyalahgunaan Data Pribadi dari Kominfo. ( Instagram @kemenkominfo)

KABAR RAKYAT – Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) bagikan tips untuk mencegah penyalahgunaan data pribadi di fitur 'Add YoursInstagram.

Dedy Permadi selaku Juru Bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menjelaskan fitur 'Add Yours' di Instagram memiliki potensi kebocoran data pribadi pengguna.

Selanjutnya, Juru Bicara Kominfo juga menyampaikan, bahwa dalam beberapa pekan memang tren 'Add Yours' sedang marak diikuti oleh pengguna media sosial Instagram.

“Awalnya 'Add Yours' digunakan untuk senang-senang dengan membagikan momen atau peristiwa yang diinginkan oleh pengguna,” kata Dedy, dikutip Kabar Rakyat dari laman PotensiBisnis.com, Rabu, 24 November 2021.

Tidak hanya itu, para pengguna fitur 'Add Yours' juga melakukan beberapa challenge seperti Variasi Nama Panggilan Kamu, Jarak umur kamu dan pasangan, Tempat Tanggal Lahir, dan hal tersebut mengakibatkan penyalahgunaan data pribadi.

Baca Juga: Daftar Lengkap Penerima Anugerah Layanan Investasi 2021 oleh Kementerian BKPM, Provinsi Jawa Tengah Terbaik

Selain bisa menjadi penyalahgunaan data pribadi, hal itu bisa digunakan untuk penipuan pinjaman daring ilegal oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Dedy Permadi juga mengatakan agar masyarakat, khususnya pengguna fitur ‘Add Yours’ bisa lebih berhati-hati dalam menyebarkan data pribadi.

Juru bicara Kominfo tersebut menyampaikan beberapa tips untuk mencegah penyalahgunaan data pribadi agar tidak mudah tersebar di media sosial.

“Pertama, masyarakat bisa meminimalisasi penyebaran data pribadi dengan tidak menyebarkan informasi yang tidak perlu diketahui orang lain,” ujarnya Dedy.

Beberapa informasi terkait hal-hal yang tidak boleh disebarkan luaskan berupa informasi keuangan, Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nama Ibu Kandung, sampai tempat tanggal lahir.

Baca Juga: Kantor Bank Mandiri Cabang Pamekasan Akan Wajibkan Pegawainya Memakai Sepatu Batik Produk WUB

Selain itu bisa juga informasi terkait dengan privasi seperti akses (pin) rekening, akun e-mail, hingga akun media sosial.

“Data- data tersebut rentan disalahgunakan dan dapat merugikan pemilik data apabila jatuh ke tangan pihak yang tidak bertanggung jawab,” lanjutnya.

Menurut Dedy, tipe data yang seperti itu sering kali dipakai untuk validasi juga untuk hal-hal penting seperti mendaftarkan diri untuk mendapatkan suatu layanan.

Tips kedua, jangan memberi data pribadi Anda dengan mudah kepada pihak-pihak yang tidak  memiliki kepentingan. Lebih tepatnya jangan membagikan data secara sembarangan.

“Misalnya orang-orang yang mengikuti anda di media sosial yang belum tentu anda kenal secara baik,” jelas Dedy.

Baca Juga: Kantor Bank Mandiri Cabang Pamekasan Akan Wajibkan Pegawainya Memakai Sepatu Batik Produk WUB

Untuk tips ketiga, Anda harus sadar akan konsekuensi atau dampak ketika membagikan data pribadi Anda.

Menurut Dedy, dengan berpikir akan konsekuensi, itu berarti Anda harus mempertimbangkan apakah dengan membagi data pribadi tersebut akan memberi manfaat atau keburukan kepada diri Anda.

“Tujuannya untuk memastikan keamanan data, khususnya di era digital seperti saat ini,” lanjut Dedy.

Dedy menegaskan, pemilik data pribadi harus teliti jika terkait penyerahan data. Cek secara berkala untuk syarat dan ketentuan suatu aplikasi atau situs web tertentu.

Baca Juga: Hasil Manchester United vs Villarreal, Cristiano Ronaldo dan Jadon Sancho Menjadi Kunci Kemenangan!

Tips keempat, perbarui dan mutakhirkan secara berkala fitur keamanan di gawai atau perangkat elektronik yang sedang anda gunakan.***(Mutia Tresna Syabania/Potensibisnis.com)

Disclaimer: Sebelumnya artikel ini telah tayang di Potensibisnis.com dengan judul "Terkait Tren Fitur 'Add Yours' di Instagram, Kominfo Bagikan 4 Tips Cegah Penyebaran Data Pribadi"

 

Halaman:

Editor: Ayu Nida

Sumber: potensi bisnis

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X