• Senin, 6 Desember 2021

PSSI Janji Beri Sanksi Wasit yang Kontroversi di Lapangan, Iwan Bule: Saya Berharap PSSI Bisa Memakai VAR

- Minggu, 24 Oktober 2021 | 17:38 WIB
PSSI Janji Beri Sanksi Wasit yang Kontroversi di Lapangan, Iwan Bule: Saya Berharap PSSI Bisa Memakai VAR (YouTube PSSI TV)
PSSI Janji Beri Sanksi Wasit yang Kontroversi di Lapangan, Iwan Bule: Saya Berharap PSSI Bisa Memakai VAR (YouTube PSSI TV)
KABAR RAKYAT – Persantuan Sepak Bola Seleuruh Indonesia atau PSSI berjanji akan memberi sanksi terhadap kinerja wasit dalam Kompetisi BRI Liga 1 maupun Liga 2 yang membuat keputusan kontroversi di lapangan. 
 
Hal itu diungkapkan oleh Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan dalam Rapat Koordinasi evaluasi Penyelenggaraan Kompetisi Liga 1 dan Liga 2 Sepakbola yang dilansir Kabar Besuki dari unggahan kanal YouTube PSSI TV. 
 
Dalam rapat tersebut PSSI dan PT LIB berencana untuk kelanjutan kompetisi BRI Liga 1 akan ada penonton. Rencana tersebut merespon keinginan pemerintah yang meninginkan kompetisi 2021-2022 ada penonton dengan terbatas.
 
“Sesuai dengan rapat secara internal, ada hal-hal yang memang dievaluasi, mengenai Infrasturuktur, tidak semua stadion memenuhi syarat FIFA dan AFC, juga masalah IT di stadion, ini memerlukan waktu yang kita kaji bersama,” kata Mochamad Iriawan.
 
Mengenai kajian pertandingan sepak bola yang melibatkan penonton di stadion, PSSI akan melibatkan Koordinator suparter di daerah untuk berdiskusi. Jika diputuskan ada penonton, tentunya dengan persyaratan protokol kesehatan seperti sudah vaksin dua kali dan hasil negatif swab Antigen.
 
“Tentunya Koordinator supporter dan beberapa anggotanya, nantinya dapat mensosialisasikan kepada supporter lain di daerahnya, dan kita memang rencana mengundang berdiskusi dengan mereka, apakah ada penonoton atau tidak, tentunya kalau ada penonton tidak full satu stadion, ada batas maksimumnya,” imbuh Iwan Bule, sapaan akrab ketua PSSI
 
Dalam kesempatan itu pula ketua umum PSSI juga akan memberika  evaluasi terhadap kinerja wasit di kompetisi BRI Liga 1 dan liga 2. Pihaknya akan memberikan sanksi sesuai kesalahan yang dilakukan wasit-wasit yang ada.
 
“Dalam suatu pertandingan kita lihat memang ada satu ganjalan yang tidak pas (dari keputusan wasit, red),” kata Iwan Bule.
 
Sementara itu Menteri Pemuda dan Olah Raga, Zainudin Amali mengungkapkan, untuk kompetisi BRI Liga 1 dan Liga 2, pemerintah memang punya ukuran kegiatan di tengah pandemi.
 
“Jadi tidak bisa kita menilai dengan ukuran-ukuran di saat normal, liga bisa jalan saja sudah bersyukur, PSSI berupaya sekuat tenaga untuk menjalankan liga ini supaya sepak bolanya bisa bergerak,” katanya.  
 
Dalam video yang diunggah 23 Oktober 2021 di kanal YouTube PSSI TV tersebut, sejumlah netizen merespojn menginginkan kompetisi BRI Liga 1 dan Liga 2 menggunakan tekhnologi VAR atau Video Assistant Referee yang bisa membantu wasit meminimalisir kesalahn dalam memberikan keputusan.
 
“Saya berharap PSSI bisa memakai VAR karena memang banyak keputusan kontroversi wasit dalam mengambil keputusan, biar sepak bola kita semakin maju,” tulis elvano zio dalam kolom komentar YouTube tersebut.
 
Harapan sama juga ditulis hary kharismanto yang mengharap PSSI mengkaji kualitas wasit. Dirinya menyebut banyak keputusan kontroversial yang dikeluarkan wasit.
 
“Jadi demi kemajuan bersama tolong diperbaiki kualitas wasit dengan dibantu tekhnologi VAR dan garis gawang, kalau perlu pakai wasit dari luar dari liga utama Eropa,” tulisnya.
 
Kualitas wasit di kompetisi BRI Liga 1 dan Liga 2 belakangan banyak disorot publik. Terbaru, soal kotroversi keputusan wasit dalam lanjutan BRI Liga 1 antara Persebaya Surabaya dan Persela Lamongan. 
 
Dalam pertandingan yang berakhir imbang 1-1 itu, wasit menganulir gol pemain Persebaya Jose Wilkson yang jelas melewati garis gawan dianulir. Namun wasit malah mengashkan gol pemain persela Ivan Carlos yang dalam tayangan ulang jelas berada pada posisi Offside. ***

Editor: Ayu Nida

Sumber: Youtube PSSI TV

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X