• Selasa, 7 Desember 2021

Rachel Vennya Diperiksa Polda Metro dan Minta Maaf Kabur dari Karantina, Sanksi Hukum Berjalan

- Sabtu, 23 Oktober 2021 | 00:16 WIB
Tangkapan layar RV setelah diperiksa di Polda Metro Jaya mengaku salah dan mintaa maaf (YouTube/Cumicumi)
Tangkapan layar RV setelah diperiksa di Polda Metro Jaya mengaku salah dan mintaa maaf (YouTube/Cumicumi)

KABAR RAKYAT, SELEB - Rachel Vennya (RV) akhirnya menghadiri panggilan dari Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan buntut dugaan kabur dari masa karantina. Pemanggilan itu berlangsung 21 Oktober 2021.

Dalam pemeriksaan itu Selegram RV didampingi kuasa hukumnya, Indra Rahaja. Rachel Vennya akhirnya buika suara dan minta maaf.

Namun demikian netizen tetap menginginkan RV harus menjalani hukuman penjara. Hal itu terlihat dari komentar netizen di kolom komentar unggahan YouTube tersebut.

Disunting Kabarrakyat.id dari unggahan YouTube Cumicumi, RV buka suara dan mengakui kesalahannya. Dirinya meminta maaf karena sudah membuat masyarakat resah.

“Saya ingin menyampaikan maaf yang sebesar-besarnya kepada semua masyarakat atas kesalahan dan kehilafan kami, dan sudah meresahkan masyarakat, dan kami sekarang akan menjalani proses hukum yang berlaku,” katanya lirih dalam video yang diunggah Jumat 22 Oktober siang.

Baca Juga: Qorin Ini Ngaku Ingin Menjatuhkan Baim Wong Saat Videonya Viral dengan Kakek Suhud: Saya Ingin Memperkeruh

Sementara itu Indra Raharja, Kuasa Hukum RV menyampaikan, Rachel Vennya mendapatkan 35 pertanyaan dan berkomitmen menyelesaikan perkara ini secara cepat.

“Pararel pemeriksaannya, ada sekitar 35 pertanyaan. Sebagaimana tadi Rachel sampaikan bahwa klien kami berkomitmen menyelesaikan ini secara cepat juga dan kami bersyukur pidak kepolisian sangat professional dalam melakukan penyelidikan ini,” ucap Indra.

Mengenai materi pertanyaan, Indra Raharja tidak berkenan menyampaikan kepada publik. Namun semuanya sudah disampaikan kepada kepolisian.

Halaman:

Editor: Choiri Kurnianto

Sumber: YouTube

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X