• Senin, 17 Januari 2022

Memaknai Hidup dan Mati dengan Cara yang Indah dan Bergembira Ala Gus Baha

- Senin, 18 Oktober 2021 | 12:06 WIB
Memaknai Hidup dan Mati dengan Cara yang Indah dan Bergembira Ala Gus Baha (Instagram/@kajian.gusbaha)
Memaknai Hidup dan Mati dengan Cara yang Indah dan Bergembira Ala Gus Baha (Instagram/@kajian.gusbaha)

KABAR RAKYAT, Keceriaan dan optimisme selalu dikampanyekan dalam setiap ceramah, KH Bahaudin Nur Salim atau akrab disapa dengan Gus Baha. Bukan cuma materi ceramahnya, keseharian Gus Baha pun terkesan demikian. Serius tapi santai, jenaka tapi tetap mencerahkan.

Disaat ramai ceramah-ceramah bergaya arogan, Gus Baha dan wejangan-wejangannya bagai oase di tengah-tengah padang gersang, menyegarkan. Beliau secara konsisten tampil elegan dengan ceramahnya yang membumi namun memiliki muatan nilai yang luhur.

Utamanya pemaknaan tentang permasalahan hidup dilihat dari sisi positifnya, ini adalah khas Gus Baha. Mulai dari urusan remeh hingga serius, murid kesayangan mendiang Kiai Maimoen Zubair ini  selalu menunjukkan makna yang positif di balik persoalan yang sering hadir dalam keseharian.

Baca Juga: PCNU Pamekasan Lantik Pengurus Periode 2021-2022 Serta Gelar Pengajian Akbar Hari Santri Nasional

Dan berkat pemaknaan-pemaknaan yang tak hanya positif tapi juga segar, Gus Baha cepat digemari oleh masyarakat dari berbagai kalangan. Ceramahnya yang lugas dengan didasari riwayat-riwayat dan argumen logika yang memadai, konten kajiannya menjadi cukup ringan dicerna oleh para pendengar.

Oleh karenanya, saat ini mudah sekali menjumpai ceramah-ceramah Gus Baha yang tersebar luas di berbagai platform media sosial.

Salah satu pemaknaan yang menarik adalah soal hidup dan mati. Menurut Gus Baha, tidak hanya kehidupan yang perlu selalu dipandang dari sisi positifnya, akan tetapi kematian yang nantinya akan datang menjemput juga demikian. Perlu diambil sisi positifnya.

Disadur dari Youtube @ngajibenaji oleh Kabar Rakyat, menurut Gus Baha tidak perlu takut su’ul khatimah, itu cuma kelakuannya syetan menakut nakuti kita. Kalo syetan percaya su’ul khatimah ya silahkan syetan saja yang percaya.

Baca Juga: 3 Varietas Durian Trenggalek yang Tebal dan Manis, Salah Satunya Durian Rindu

Halaman:

Editor: Ayu Nida

Sumber: Youtube @ngajibenaji

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemesanan Buku 100 ATI Tembus 12.000 Copy

Jumat, 13 Agustus 2021 | 09:57 WIB

Bupati Hendy Bantah Lakukan KKN

Selasa, 13 Juli 2021 | 20:34 WIB
X