• Jumat, 22 Oktober 2021

Tamara Bleszynski Datangi Bareskim Polri Akibat Merugi Belasan Milliar Hingga Minta Keadilan, Ada Apa?

- Rabu, 13 Oktober 2021 | 09:38 WIB
Tamara Bleszynski Datangi Bareskim Polri Akibat Merugi Belasan Milliar Hingga Minta Keadilan, Ada Apa?(Instagram/@tamarableszynskiofficial)
Tamara Bleszynski Datangi Bareskim Polri Akibat Merugi Belasan Milliar Hingga Minta Keadilan, Ada Apa?(Instagram/@tamarableszynskiofficial)

KABAR RAKYAT, Setelah lama tidak terdengar, artis Tamara Bleszynski tiba-tiba muncul dengan membuat heboh jagad maya, karena menurut pengakuannya ia telah merugibelasan milliar rupiah. Bahkan hal itu sudah terjadi belasan tahun hingga ia sudah tidak bisa berbuat apapun.

Untuk itu, Tamara Bleszynski mendatangi Bareskrim Polri untuk membuat pengaduan serta laporan atas kasus yang sedang menimpanya. Namun, sayangnya laporan yang dibuat oleh Tamara Bleszynski belum bisa diterima dan harus melengkapi berkas-berkasnya terlebih dahulu.

Dilansir Oleh Kabar Rakyat dari Youtube Stay story, didampingi kuasa hukumnya, T Djohansyah SH, Tamara Bleszynski menyambangi Bareskrim Polri untuk mencari keadilan atas kasus dan kerugian yang dialaminya hingga mencapai angka belasan milliar tersebut.

Djohansyah kuasa hukumnya menyampaikan jika laporan yang ingin dibuat oleh Tamara Bleszynski belum diterima. Sebab, masih ada berkas yang harus dilengkapi terlebih dahulu.

Baca Juga: Kakek yang Dimarahi Baim Wong Bukan Pengemis, Profesinya Ternyata Mulia

"Tadi kita diskusi ke penyidik dari Bareskrim Polri untuk adanya dugaan tindak pidana yang dilakukan oleh pihak lain kepada Tamara. Pihak dari penyidik masih meminta kami untuk memenuhi beberapa dokumen-dokumen.

Jadi kita masih mesti sedikit lagi kerja. Mudah-mudahan masih terpenuhi," ucap Djohansyah. Djohansyah juga belum bisa menyampaikan kronologi kejadian karena laporan yang ingin dibuatnya belum bisa diterima oleh tim penyidik Bareskrim Polri.

Namun, ia memastikan jika kliennya mengalami kerugian hingga belasan miliar.

"Kerugian yang jelas angkanya belasan miliar. Kronologi nya belum bisa kita jelaskan di sini karena ini mendahului dari laporan kita, kita belum sampai ke buat laporan. Jadi tolong kawan-kawan membantu untuk kita bisa bersama-sama buat laporan dulu. Masih kita penuhi beberapa dokumen," kata Djohansyah.

Halaman:

Editor: Ayu Nida

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X