• Senin, 6 Desember 2021

Mengapa Film G30S/PKI Dulu 'Wajib' Ditonton, Begini Penjelasannya

- Rabu, 29 September 2021 | 19:23 WIB
Film G30S PKI @tvonenews. (Film G30S PKI @tvonenews.)
Film G30S PKI @tvonenews. (Film G30S PKI @tvonenews.)

KABAR RAKYAT - Pro kontra di akhir bulan September selalu muncul fenomena komunis atau PKI jadi isu pasca runtuhnya orde baru. Banyak gerakan kepentingan untuk menguliti golongan tertentu.  

Pada tahun 1984, gencar-gencarnya film Pengkhianatan G30S/PKI ditonton layar televisi. Dikutip Kabar Rakyat di laman Pikiran Rakyat, Dosen Unpad Fikom, Suwandi menguraikan padangan film G30S/PKI, mengutarakan, "saya tonton bukan karena ”wajib”, tetapi karena kehebohan di masyarakat sehingga membuat penasaran.  

Kesimpulan film tersebut, sebagai film yang sarat dengan kepentingan penguasa di zamannya, tentu banyak kritik yang mengemuka sejak lama.  

Bulan September pada era pascareformasi jadi teramat penting dengan munculnya pro-kontra keberada­an film Pengkhianatan G30S/PKI yang sejak 1998 ”tidak wajib tonton”.

Baca Juga: Manchester United Optimis Rashford Bisa Pulih dari Cedera Setelah Jeda Internasional Match Eropa

Kata ”wajib” ini yang menjadi kunci bahwa film ini sarat berbagai kepentingan politik penguasa.  

Film sebagai karya seni, menampilkan genre yang sangat beragam. Setiap genre me­miliki makna atau cerita khas yang ingin disampaikan ke penonton/khalayak.  

Film Pengkhianatan G30S/PKI, sebagai film  semidokumenter dan fiksi, serta kental dengan muat­an propaganda politik penguasa, ”kurang berkesan dan atau menarik ” sebagai karya seni.  

Alasan lainnya, kenapa film ini tidak lagi ”wajib tonton” antara lain karena jatuhnya rezim Orde Baru tahun 1998.  

Halaman:

Editor: Choiri Kurnianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X