• Jumat, 22 Oktober 2021

Andrea Dovizioso Mengaku Siap Jalani Debut dengan Tim Satelit Petronas Yamaha

- Jumat, 17 September 2021 | 16:08 WIB
Andrea Dovizioso berseragam Petronas Yamaha SRT. (ANTARA/HO via Sepang Racing Team)
Andrea Dovizioso berseragam Petronas Yamaha SRT. (ANTARA/HO via Sepang Racing Team)

KABAR RAKYAT, Sport - Andrea Dovizioso bersikeras bahwa dia harus mengambil kesempatan dalam penandatanganan baru dengan tim satelit Petronas Yamaha untuk kembali ke aksi MotoGP, setelah menghabiskan bertahun-tahun bersaing dengan mesin M1 pabrikan Jepang saat berpacu melawannya dengan Ducati.

Pebalap Italia itu akan memulai debutnya di negaranya akhir pekan ini di Grand Prix San Marino sebelum tetap bersama Yamaha selama sisa tahun 2021 dan juga memasuki musim depan. 

Selalu digolongkan sebagai pengendara yang sangat halus meskipun perlu menyesuaikan gayanya agar sesuai dengan kekuatan pengereman akhir Desmosedici dari Ducati.

Baca Juga: Peneliti Ungkap Dampak Penutupan Sekolah di Indonesia yang Berkepanjangan Akibat Pandemi

Dovizioso menikmati musim yang kuat dalam satu tahun di mesin Yamaha pada tahun 2012 dan mengatakan kesempatan yang hilang untuk melangkah ke tim pabrikan dari Tech3 saat itu berarti dia menghabiskan delapan tahun di Ducati bertanya-tanya apa yang bisa terjadi.

“Setelah tahun yang baik di 2012, dalam situasi pabrik, impian saya adalah berada di pabrik Yamaha dan itu tidak terjadi,” jelas pria berusia 35 tahun itu. “Itu tetap ada di pikiran saya, dan memiliki kesempatan itu sekarang setelah delapan tahun dengan motor yang sama, adalah sesuatu yang sangat ingin saya lakukan.

Baca Juga: Ramalan Cinta Zodiak Besok 18 September 2021: Scorpio, Aquarius, Capricorn dan Pisces

“Itu sepedaku. Saya tidak ingin mengatakan bahwa dengan itu sekarang saya akan menjadi lebih kuat, lebih cepat, yang terbaik, tetapi sebagai pebalap Anda memiliki ide, perasaan Anda, ketika Anda membalap selama bertahun-tahun melawan pabrikan lain, dan ini adalah sesuatu. Saya benar-benar ingin melakukannya.”

Dan sementara dia mengakui bahwa ada risiko untuk langkah radikal seperti itu dansudah  tidak yang diperlukan lagi untuk beradaptasi dari Ducati ke Yamaha. Dia mengatakan bahwa dia siap untuk mengambil risiko mengingat potensi imbalan pribadi yang didapatnya akan datang kembali ke papan atas klasemen balapan.

Halaman:

Editor: Hariyadi

Sumber: MotorSport

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X