• Jumat, 19 Agustus 2022

Gerakan Bangga Buatan Indonesia di Jawa Timur Menggairahkan Perekonomian Lokal

- Selasa, 24 Mei 2022 | 14:45 WIB
Kerajinan produk lokal terus tumbuh bersaing di pasar.  (Humas Prov Jatim for KabarRakyat)
Kerajinan produk lokal terus tumbuh bersaing di pasar. (Humas Prov Jatim for KabarRakyat)

KABAR RAKYAT - Pemulihan ekonomi terus berlangsung di tanah air. Salah satunya Presiden Jokowi mencanangkan Gernas BBI atau Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia mendapat respon dari pemerintah provinsi dan kabupaten/kota se Jawa Timur.

Demi sukses Gernas BBI di Jatim, Gubernur Khofifah Indar Parawansa mengajak seluruh lapisan masyarakat lebih mencintai dan membeli produk-produk lokal. Produk tersebut bukan hanya barang, tapi juga obyek wisata, baik wisata alam maupun wisata budaya.

Penjelasan Gubernur Khofifah disampaikan disela kunjungan misi perdagangan Jawa Timur ke Provinsi Kepulauan Bangka Belitungdi Pangkal Pinang, Selasa 24 Mei 2022.

Upaya menggairahkan perekonomian setelah angka Covid-19 melandai. Gubernur Khofifah mencontohkan Kota Surabaya, yang saat ini tengah menggelar rangkaian acara menyambut Hari Jadi Kota Surabaya pada tanggal 31 Mei.

Baca Juga: Kolaborasi Banyuwangi, Sungai Watch, dan WSL Bersihkan Sungai di Alas Purwo

Acara pertama yang digelar mulai awal Mei adalah Surabaya Shopping Festival yang digelar mulai tanggal 1 Mei sampai 31 Mei mendatang. Festival belanja ini diselenggarakan serentak di 39 mal di Kota Surabaya bekerja sama dengan Asosiasi Persatuan Pusat Belanja Indonesia (APPBI).

Beberapa rangkaian antara lain Minggu (22/5) malam, digelar Festival Rujak Uleg 2022 yang melibatkan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) kuliner di Kota Pahlawan.

Diikuti sebanyak 700 peserta Festival Rujak Uleg 2022 dengan beragam kostum unik. Peserta mulai dari dinas-dinas yang ada di lingkup Pemerintah Kota Surabaya, perusahaan swasta, BUMN, Kecamatan, Kelurahan, Komunitas, perwakilan kota sahabat serta perwakilan negara sahabat.

Mengutip pernyataan Presiden Jokowi, terang Khofifah, gejolak perekonomian global dapat diatasi dengan strategi membelanjakan uang, baik Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), swasta, maupun masyarakat untuk membeli produk dalam negeri.

Halaman:

Editor: Choiri Kurnianto

Sumber: Pemprov Jatim

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X