• Kamis, 7 Juli 2022

Pengembang Trading Binomo Indra Kenz Jadi Tersangka Investasi Ilegal, Divisi Humas Polri: Telah Gelar Perkara

- Jumat, 25 Februari 2022 | 11:02 WIB
PPATK Blokir Transaksi Influencer Terkait Investasi Robot Trading (Ilustrasi)
PPATK Blokir Transaksi Influencer Terkait Investasi Robot Trading (Ilustrasi)

KABAR RAKYAT - Pengembang aplikasi trading binary option Binomo, pria inisial IK (Indra Kusuma) dikenal Indra Kenz telah diperiksa penyidik Bareskrim Mabes Polri.

Gelar perkara penyidik, berdasar saksi dan barang bukti perkara dugaan investasi ilegal, maka  penyidik Bareskrim resmi menetapka  Indra Kenz sebagai tersangka, kemarin, 24 Februari 2022.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan, di Mabes Polri, Jakarta, malam harinya, menjelaskan pada media dugaan pidana investasi ilegal yang menimpa afiliasi aplikasi trading binary option Binomo.

Baca Juga: Cocok Untuk Gamers, 6 Hal yang Perlu Anda Ketahui Tentang Oppo Find X5 Pro Baru Sebelum Membelinya

"Sebelumnya, ada gelar perkara dari penyidik hingga akhirnya saudara IK ditetapkan tersangka, akan ada upaya penahanan," ungkap Brigjen Pol Ahmad Ramadhan dikutip Kabar Rakyat dari Pikiran-Rakyat.com, Jumat, 25 Februari 2022.

Menurut Ramadhan, penyidik melakukan gelar perkara setelah dilakukan pemeriksaan Indra Kenz sebagai saksi dan memperhatikan pemeriksaan terhadap saksi lain, juga memperhatikan barang bukti yang telah disita sesuai Pasal 184 KUHP.

Dari gelar perkara yang dilakukan pihaknya, diperoleh dua barang bukti yang sah untuk menetapkan Indra Kenz sebagai tersangka.

Adapun barang bukti tersebut yakni video YouTube dan bukti transfer.

Baca Juga: Talent Iklan di Indonesia Bocorkan Proses Jadi Ikonik Binomo yang Viral

Halaman:

Editor: Choiri Kurnianto

Sumber: pikiran-rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X