• Sabtu, 4 Desember 2021

Program Makmur dari BUMN untuk Petani Tebu Diapresiasi Kabupaten Kediri

- Sabtu, 16 Oktober 2021 | 18:24 WIB
Penanaman bibit tebu program Makmur, BUMN di Kediri (Jin/KabarRakyat)
Penanaman bibit tebu program Makmur, BUMN di Kediri (Jin/KabarRakyat)

KABAR RAKYAT, KEDIRI - Pemerintah Kabupaten Kediri mengapresiasi Program 'Makmur' yang diluncurkan Menteri BUMN Erick Thohir pada Agustus, lalu. Program Makmur untuk petani tebu Desa Purwokerto Kecamatan Ngadiluwih, telah dijalankan oleh PTPN X Jatim, Satu 16 Oktober 2021.

Program Makmur adalah program agrosolusi dari PT Pupuk Indonesia (Persero), untuk memudahkan petani dapat kebutuhan bibit dan pupuk.

Direktur Pengembangan Produksi Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) Mahmudi, menjelaskan, "PTPN dalam hal ini memiliki tugas besar yaitu bagaimana swasembada gula konsumsi di tahun 2024 bisa terwujud".

Kunci (program) Makmur, sebut Mahmudi, ada dua, - pertama adalah bagaimana bisa menghasilkan bibit. - kedua bagaimana bisa fasilitasi dan ketersediaan pupuk dalam jumlah dan waktu yang tepat.

Baca Juga: Komisi I DPRD Banyuwangi Dorong Eksekutif Siapkan Pembentukan Dinas Pemadam Kebakaran Dan Penyelamatan

Baca Juga: Xbox Hadirkan Game PS2 yang Populer Secara Gratis Seperti Resident Evil dengan Waktu Terbatas

Pada tahun 2021, PTPN group, akan memberi bantuan bibit untuk lahan luas 1600 hektar. Data lahan tebu, dari seluruh PTPN gula mencapai kisaran 4000 hektar.

Sambutan Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengatakan, program Makmur, bantuan pupuk bagi para petani, tidak hanya berupa pemberian pupuk saja tapi cara pengelolaannya juga dibantu. Diinventarisir sesuai dengan kebutuhan.

"Bantuan ini bermanfaat bagi petani tebu. Selama ini, Kabupaten Kediri lebih dikenal sebagai salah satu penghasil produksi tanaman tebu yang cukup banyak," ujar Hanindhito Himawan Pramana.

Halaman:

Editor: Choiri Kurnianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jember Juara Umum APKASI Otonom Expo 2021 di Bogor

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 09:27 WIB
X