• Jumat, 22 Oktober 2021

Sosialisasi Peningkatan Plafon KUR Sasar Kampus Guna Mendorong Mahasiswa Berwirausaha Sejak Dini

- Rabu, 13 Oktober 2021 | 20:20 WIB
Ilustrasi Sosialisasi Penambahan Plafon KUR kepada para mahasiswa oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto secara virtual (Pixabay / nikolayhg / 6 images)
Ilustrasi Sosialisasi Penambahan Plafon KUR kepada para mahasiswa oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto secara virtual (Pixabay / nikolayhg / 6 images)

KABAR RAKYAT - Pemulihan ekonomi sebagai dampak dari pandemi terus bergerak di berbagai sektor di Indonesia. Salah satu sport pemerintah terhadap upaya tersebut adalah dengan menaikkan plafon Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Diperkirakan keseluruhan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2021 bisa mencapai 3,7% sampai 4,5%. Sehingga KUR diharapkan menjadi mitra yang baik agar geliat usaha ekonomi rakyat terus tumbuh.

Plafon KUR dinaikkan ini karena melihat adanya peningkatan usaha setelah PPKM mulai turun level diberbagai daerah, semangat melakukan pemulihan ekonomi sedemikian tinggi.

Baca Juga: Kuota Internet Bagi 26,6 Juta Pendidik dan Peserta Didik Cair Pada Oktober 2021

“Dampak pengetatan PPKM di bulan Juli 2021 bersifat sementara. Ini terlihat dari kembalinya ekspansi aktivitas PMI manufaktur bulan September di angka 52,2,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Sosialiasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) Goes to Campus, secara virtual pada Selasa 12 Oktober 2021.

Acara tersebut diikuti oleh para mahasiswa dan akademisi dari Universitas Telkom, PKN STAN, Universitas Binawan, dan Politeknik STIA LAN Jakarta.

Di masa pandemi, UMKM terbukti menjadi critical engine yang berperan besar dalam pemulihan ekonomi nasional.

Baca Juga: Baim Wong Akhirnya Meminta Maaf Kepada Kakek Suhud, Bahkan Berniat Akan Menemuinya

Untuk itu, Pemerintah terus berupaya merumuskan kebijakan strategis bagi UMKM untuk mewujudkan kesejahteraan dan pemerataan yang salah satunya meningkatkan akses pembiayaan dengan menerbitkan Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial atau rasio kredit UMKM bagi perbankan.

Halaman:

Editor: Moh. Husen

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ibu-Ibu Berkebaya Kenalkan Produksi UKM Jember

Senin, 18 Oktober 2021 | 05:42 WIB

Rumah BUMN Wadah Pemulihan Ekonomi UMKM

Senin, 13 September 2021 | 08:52 WIB
X