• Selasa, 9 Agustus 2022

Gubernur Khofifah: Jangan Ramai Hashtag, Ayo Beli Batik Asli di Pengrajin

- Minggu, 3 Oktober 2021 | 05:10 WIB
Hari Batik Nasional  (Humprov Jatim fot KabarRakyat)
Hari Batik Nasional (Humprov Jatim fot KabarRakyat)

KABAR RAKYAT, SURABAYA - Momen peringatan Hari Batik Nasional, masyarakat Jawa Timur jangan sekedar meriah di media sosial dan hashtag saja. Tapi ikut Beli Batik yang bukan printing, langsung di pengrajin batik.

Ajakan membeli batik dari pengrajin batik itu diungkapkan Gubernur Khofifah Indar Parawansa dijumpai wartawan di Bandara Juanda Surabaya sebelum take off menuju Jayapura, Sabtu (2/10).

“Hari Batik, jangan hanya ramai di medsos atau hashtag saja, tapi juga ramaikan di gerai-gerai batik. Di Jatim ini banyak sekali sentra batik dengan beragam motif sesuai ciri khas daerahnya," kata Khofifah.

Sentra batik di Jawa Timur sangat banyak, disebut Khofifah, mlai dari Tuban, Banyuwangi, Madura, Ponorogo, Tulungagung, Trenggalek, Mojokerto, Pacitan, Sidoarjo, Bojonegoro, Jember dan sebagainya.

Baca Juga: Mudahkan Informasi PON XX Papua, KONI Bersama PWI Dirikan Media Center di Jakarta

"Ayo bantu perajin batik di Jatim bisa tetap eksis dengan membeli produknya,” ungkap Khofifah.

Khofifah mengatakan, tidak sedikit masyarakat yang beranggapan bahwa batik printing adalah batik. Padahal, menurutnya batik printing bukanlah batik, melainkan hanya kain yang diprint dengan motif batik. Sementara, batik adalah kain yang diproduksi dengan metode membatik, baik itu tulis, cap, maupun campuran keduanya.

“Memang kain printing motif batik harganya lebih murah, tapi jika kita membelinya, perajin batik kita tidak akan dapat apa-apa. Kadang terasa lebih mahal karena itu kreasi hand made, bukan mesin,” imbuhnya.

Baca Juga: Jadwal Lengkap La Liga Spanyol 2021-22 Pekan ke-8, Hadirkan Big Match Barcelona vs Atletico Madrid

Halaman:

Editor: Choiri Kurnianto

Sumber: Humas Provinsi Jatim

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X