• Kamis, 23 September 2021

Emil Berharap Jawa Timur Membangun Kawasan Ekonomi Khusus untuk Kejar Investasi

- Selasa, 14 September 2021 | 05:19 WIB
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak (Humas Prov Jawa Timur For Kabar Rakyat)
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak (Humas Prov Jawa Timur For Kabar Rakyat)

KABAR RAKYAT, SURABAYA - Pertumbuhan Ekonomi Jawa Timur harus segera pulih seperti kemajuan invetasi tahun 2020. Dimana capaian realisasi investasi angka 60 persen.

Upaya mengejar ketertinggalan, maka Jawa Timur harus membangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), untuk pemicu investasi masuk.

Gubernur Emil Elestianto Dardak mengharapkan percepatan pertumbuhan ekonomi dan program KEK di acara Focus Group Discussion (FGD) Strategi Percepatan Pembangunan dan Pengelolaan KEK di Jatim.

"Kita perlu menggenjot. Kita sangat ingin perekonomian cepat pulih. Memang kita mencetak sesuatu yang luar biasa di tahun 2020," ujar Wagub Emil.

Baca Juga: Pandemi Angka Ibu Hamil Tinggi, DPRD Kota Pertanyakan Kinerja Kependudukan

Realisasi investasi Jawa Timur tahun 2020, kata Emil, peringkat ketiga dalam kontribusi realisasi investasi nasional 7,9 persen setara R34,8 triliun.

Saat ini terdapat 2 KEK. Keduanya adalah KEK Singhasari dan KEK JIPEE. Kedua kawasan ini dinilai tak beririsan. Karena satunya adalah bidang tourism dan digital sedang satunya fokus pada bidang industri 4.0 .

"Tujuannya untuk capital intensif bukan hanya sekadar labour intensif lagi. Capital intensif nantinya akan mendukung dalam persaingan pasar global saat ini," paparnya.

"Kalau memang melihat strategi, kita tidak bisa gegabah. Cuman kita harus selalu waspada. Nah keberadaan KEK disini kami harapkan bisa menarik Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN)," katanya.

Halaman:

Editor: Choiri Kurnianto

Sumber: Humas Provinsi Jatim

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X